Monday, May 21, 2007

Problematika Copy Paste

Yah....sudah satu minggu berlalu sejak lomba blog untuk pelajar SMA/SMK yang diadakan oleh STIKOM.
Lomba yang dimenangkan oleh eblin ini menjadi kontroversi di kalangan dunia blog.

Mengapa Demikian? kebanyakan artikel yang ditulis oleh eblin merupakan hasil copy-paste doank tanpa menyebutkan sumbernya. Hal ini menjadi topik pembicaraan terkini dan masalah copy paste pun kembali dibahas....
Dengan ini, saya juga minta maaf yang sebesar besarnya karena sebagai juara ketiga saya juga melakukan hal yang sama (diharapkan Anda mengerti karena saya masih pemula). Saya pun juga baru mengerti dalam dunia web juga ada UUnya copy paste....Sayapun akan membenahi blog saya dan menyisipkan link pada suatu kalimat/kata yang saya kutip dari situs/sumber lain.

6 comments:

abdul ghofur said...

Memang dari blogfest banyak yang bisa kita ambil hikmahnya... setidaknya para pemenang dan juga seluruh civitas akademika SMAN 11 Surabaya dan saya pribadi selaku instruktur juga merasa ini adalah pelajaran yang sangat berharga, bahwa UU hak cipta yang seharusnya kita pahami sejak kelas X ternyata sering kita lupakan hanya demi mengejar target isi blog harus ada.

Dengan ini pula saya minta maaf pada seluruh siswa saya atas satu kegagalan saya dalam menyampaikan pentingnya hak cipta.

selamat berkarya

deking said...

Kalau dianalogikan dengan ujian sekolah sih kita sebenarnya tahu seperti apa yang namanya copy paste itu
Tetapi sekarang yang penting adalah semangat pembaharuan...
Sekarang kembangkan diri ya...
Bagaimanapun juga SELAMAT ATAS PRESTASI yang diraih

abdul ghofur said...

Oke, mari kita bangun semangat baru... nih, aku ada curhat yang mungkin bisa dibaca...

http://aghofur.blogspot.com/2007/05/membangun-wifi.html

SUPERKIT said...

Sukses buat kamu! Kalo saya jadi juri, saya akan tetap menganggap kamu JUARA. Masalah Copy Paste itu biasa; kita harus bersyukur, itu salah satu hikmah dari teknologi. Yg membuat para JUARA mengalahkan yg lain; karena Ide dasar dan konsep Blog-nya, (bisa dijadikan templet yg aduhai dan bisa JUARA juga tingkat asia--gak malu-maluin kayak yg ngasih komentar) Masalah isi itu masalah selera dan kebutuhan informasi. Kita harus kembali pada fungsi utama Blog. Ingat, semua rakyat Inggris adalah penjiplak! (Kamus Oxford yg terkenal itulah yg mereka copy dan di paste setiap saat setiap hari. Tapi kamu dan para juara tidak. Karena yg kalian copy adalah Kamus Besar bahasa indonesia yg disusun pemerintah. Tidak dilarang untuk di paste ke Blog. Artinya... kritikus juga PENJIPLAK emosional, dong! he he he.

Cici Manja said...

Mampir, oya cara buat blog seperti ini gimana ya, nyentrik lo

Rukia said...

@ SUPERKIT

Kalo semua masyarakat punya mental penjiplak seperti anda, mau jadi apa Indonesia ini? isi suatu blog memang tergantung selera dan kebutuhan informasi, tapi bukan berarti kita bisa main kopas seenak jidat.
Pernahkah Anda memposisikan diri anda sebagai "The Owner" atau pemilik suatu karya orisinil, dan karya anda dijiplak oleh orang lain, bagaimana perasaan anda? Misal karya tulis yang akan Anda ikut lombakan ternyata dijiplak oleh teman anda sendiri, dan ternyata teman anda yang memenangi kompetisi tersebut, apa yang anda rasakan dan yang akan anda lakukan pada teman anda? Silahkan jawab dengan jujur, bukan kepada saya, tapi pada diri anda sendiri, hati nurani anda